Cerpen

Cerpen

 

Kemaluan yang Bersinar

Kemaluan itu bersinar, tampak begitu indah, bersih, begitu mempesona, begitu menggairahkan. Tanpa kata-kata kau langsung menubruk perempuan yang tidak jelas

 

Sahabat Tua di Hulu Mata Air

Oleh Salman Yoga S. BAWA apa saja yang dapat dibawa. Pedang, pisau, panci, belanga, periuk atau apa pun itu. Jangan

 

Kota yang Berubah Menjadi Anjing

Oleh Mustafa Ismail KOTA itu hanya dihuni oleh lima orang. Nama-nama mereka aneh. Yang paling muda namanya Oir dan Akid.

 

Kasih yang Terabaikan

Oleh Thomas Krispianus Swalar BILY baru saja bangun sore ini, mengusap wajah sambil menghampiri meja makan. Ia menuang segelas air

Tiara Nursyita Sariza. (Foto: Facebook)
 

Termakan Sumpah

Oleh Tiara Nursyita Sariza Mereka memukuli tubuh sendiri menggunakan cambuk layaknya ritual kuda kepang. Kemudian, seorang petuha daboh mengusap-usap sebilah

 

Nona dan Angsana

Oleh Maya Sandita BAGI ibuku barangkali begitu. Tapi bagaimana aku bisa menjelaskan bahwa Nona tak ada penggantinya? Meski ia kini

 

Nyamuk

Cerpen Muhammad Lutfi RATMAN tetap memihak pada nyawa nyamuk-nyamuk yang mengakibatkan Demam Berdarah, daripada harus memihak pada nyawa anak manusia.

 

Gundik

Cerpen Fataty Maulidiyah JEMARI Siska bergetar hebat. Matanya panas. Selembar foto hitam putih itu dipegangnya sedari tadi sambil tak henti-henti

 

Putus Tali Jantung

Cerpen Dona Susanti “Will you marry me?” “Uda ini, janganlah biasakan salah-salah begitu, mentang-mentang mantan Uda lebih banyak dari Inet,

 

Kenangan Musim Semi

Oleh Elly Delfia MUSIM semi di tahun itu, di tahun kau pergi memecahkan mimpi kita, keindahan bunga-bunga beojkkoch*, maehwa, tulip,

Puisi-Puisi Hasmaraeni

Hasmaraeni, S.Pd. Lahir di Cimpu, Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan, 11 Oktober 1975. Saat ini sedang bertugas di SMP Negeri

Puisi-Puisi Murni Triyana

Murni Tiyana. Penulis cerpen dan puisi. Karyanya dimuat di media daring dan media cetak. Saat ini ia menetap di Mojosari,

Puisi-Puisi Faris Al Faisal

FARIS AL FAISAL. Lahir dan berdikari d(ar)i Indramayu, Jawa Barat. Bergiat di Komite Sastra Dewan Kesenian Indramayu (DKI) dan Lembaga

Puisi Ramadani Juliana

Ramadani Juliana. Lahir di Karawang, Januari 1998. Berdomisili di Padang Panjang, Sumatra Barat. Selain menulis, ia juga menggeluti fotografi. Karya-karya

Puisi Rahayu Iis Indahwati

Rahayu Iis Indahwati. Lahir di Malang, 17 November 1986, memiliki nama pena Iis Singgih. Seorang ibu rumah tangga yang hobi

Puisi Heza Hara

Heza Hara. Penulis dan guru. Mengajar di SMKS 1 Perbankan Duri, Riau. Berdomisili di Jalan Pipa Air Bersih, Perumahan Tahap

Download versi aplikasi untuk kenyamanan membaca