Dari Tanah Suci Makkah Chaidir Syam Selesaikan Buku “Mencintai Maros Tanpa Batas”

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

MAROS, majalahelipsis.com—Perjuangan setengah jalan akan menjadi sebuah pit stop. Tempat beristirahat sejenak, merenung, mengambil energi, untuk menuntaskan setengah jalan yang belum selesai.

“Timbang-timbanglah amal kalian sebelum kelak Allah yang menimbangnya.” Seperti itu salah satu perkataan bijak dari Sayyidina Umar bin Khattab, satu dari empat sahabat Rasulullah yang paling utama.

Apa yang dipesankan Sayyidina Umar bin Khattab itu, maknanya sangat dalam. Selagi masih ada di dunia, coba timbang-timbang amal. Kira-kira sudahkah ada amalan andalan yang kelak bisa dibanggakan di hadapan Allah?

Sembari menyelesaikan editing bukunya, Chaidir Syam berkeliling menjenguk jamaah haji asal Kabupaten Maros. “Alhamdulillah, kami telah mengunjungi semua jamaah haji asal Maros di Makkah,” ujar Chaidir Syam, Rabu 12 Juni 2024 dari Tanah Suci Makkah. (Foto: Dok. BAK)

Ibarat kapal yang sedang berlayar di samudera nan luas. Setiap saat sang nakhoda wajib melihat jalur. Bisa saja kapal sekali waktu melenceng dari rute yang telah digariskan.

Entah karena tiupan angin, mungkin juga sebab hantaman ombak. Sang nakhoda harus sering-sering “merenung”.

Kalau mendapati kapal menyimpang dari arah yang seharusnya, cepat-cepat melakukan koreksi. Agar selalu berada di jalan yang benar.

Tak terkecuali dengan amanah jabatan sebagai bupati. Pertanggungjawaban itu bukan hanya ada di ujung masa jabatan. Tetapi dia selalu ada, setiap saat.

“Saya menulis buku ini juga sebagai satu titik perenungan. Apa saja yang sudah tercapai. Apa saja yang masih menggantung sebagai impian,” tulis Dr. H.A.S. Chaidir Syam, S.IP., M.H. dalam bukunya bertajuk Mencintai Maros, Tanpa Batas, Catatan Tiga Tahun Memimpin Maros yang disunting Tokoh Literasi Nasional, Bachtiar Adnan Kusuma.

Chaidir Syam menulis dan merampungkan bukunya dari Tanah Suci Makkah. Di tengah jeda waktunya menjalankan ibadah Haji Besar, Chaidir Syam menuntaskan proses finishing naskah bukunya dari itu.

Perjalanan tiga tahun kepemimpinan Chaidir Syam dan Suhartina Bohari memimpin Kabupaten Maros sengaja ditulis Chaidir Syam dari pencapaian sampai segala hal belum sempurna. Tulisan Chaidir Syam ini adalah bentuk refleksi pada perjuangan yang sudah berjalan.

Menurut Chaidir Syam, bukunya ini membentangkan lima bagian. Pada bagian Pertama, adalah cerita tentang “Refleksi, Mundur untuk Maju”, bercerita dalam episode awal memutuskan diri maju di Pilkada Maros, Titik-Titik Perenungan. Namanya perjuangan pasti tidak mudah, DPRD Kabupaten Maros dalam Kenangan.

Bagian Kedua, segmen cerita tentang “Maros Keren”, tentang Maros keren pendidikannya, Pendidikan Perkara yang Tak Bisa Ditawar, Maros keren Kesehatannya, Hadirnya Rumah Sakit Tipe D dan Pencapaian Lainnya, Maros keren Ekonominya, Maros keren Kehidupan Sosialnya, Maros Relegius, Penting urusan anak dan Perempuan, Sigap Menangani Bencana, Maros Keren Literasinya, dan Maros keren Pemudanya.

Bagian Ketiga, segmen “Mengukur Pencapaian” berisi tentang Alhamdulillah, Melampau Target, Deretan Penghargaan untuk Masyarakat Maros.

Bagian Keempat, segmen “Bertitel Demi Disertasi”, Meneliti tentang Maros, Hari yang Dinanti pun Tiba, Catatan Penutup: Sebuah Pidato untuk Pamit, Epilog: Masih Ada Setengah, Gaskan!

Bagian Kelima, segmen berisi testimoni kerabat kerja dan sahabat dekat dalam Kata Mereka Tentang Saya.

Perjuangan setengah jalan, akan menjadi sebuah pit stop. Tempat beristirahat sejenak. Merenung, mengambil energi, untuk menuntaskan setengah jalan yang belum selesai. (*/aan)

Editor: Muhammad Subhan

MAJALAH digital elipsis edisi 035, Tahun III, April—Mei 2024, terbit 100 halaman. Terima kasih kepada para penulis/kontributor yang telah mengirim tulisan-tulisan terbaiknya. Dapatkan bundel majalah elipsis dalam format digital maupun versi cetak dengan menghubungi redaksi di nomor WhatsApp: 0856-3029-582. Surel redaksi: majalahelipsis@gmail.com. Kunjungi juga laman www.majalahelipsis.com. Salam elipsis.

Subscribe To Our Newsletter

Get updates and learn from the best

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download versi aplikasi untuk kenyamanan membaca